Pengertian CBIS
Computer Based Information System (CBIS) atau yang
dalam Bahasa Indonesia disebut juga Sistem Informasi Berbasis Komputer
merupakan sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan
dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan keputusan. Beberapa istilah
yang terkait dengan CBIS yang akan dibahas antara lain: data, informasi, sistem,
sistem informasi, dan “basis komputer” sebagai kata kuncinya.
Perkembangan program-program komputer yang sengaja dirancang
untuk memudahkan manajemen dalam mengelola informasi sangat pesat. Aplikasi di
berbagai bidangpun semakin luas, terutama aplikasi di bidang bisnis yang
dimaklumi sebagai indikator kemajuan suatu peradaban manusia. Pada dunia bisnis
dikenal beberapa jenis aplikasi program komputer untuk mendukung kinerja suatu
lembaga bisnis, seperti aplikasi yang berkaitan dengan penanganan transaksi
akuntansi, aplikasi yang berkaitan dengan bidang manajemen sumber daya manusia,
aplikasi yang berkaitan dengan bidang pengambilan keputusan, aplikasi yang
berkaitan dengan bidang informasi manajemen, bahkan sampai pada kantor maya
(virtual office), dan sistem berbasis pengetahuan (knowledgebased system).
Seluruh aplikasi program komputer atau lebih dikenal dengan software di bidang
bisnis tersebut lebih dikenal dengan istilah sitem informasi berbasis komputer
(computer-based information system), atau CBIS.
Data
Banyak terdapat pengertian data yang dirangkum dari berbagai
sumber. Dibawah ini terdapat tiga pengertian data dari sudut pandang yang
berbeda-beda:
- Menurut berbagai kamus bahasa Inggris-Indonesia, data diterjemahkan sebagai istilah yang berasal dari kata “datum” yang berarti fakta atau bahan-bahan keterangan.
- Dari sudut pandang bisnis, terdapat pengertian data bisnis sebagai berikut : “Business data is an organization’s description of things (resources) and events (transactions) that it faces“. Jadi data, dalam hal ini disebut sebagai data bisnis, merupakan deskripsi organisasi tentang sesuatu (resources) dan kejadian (transactions) yang terjadi.
- Pengertian yang lain mengatakan bahwa “data is the description of things and events that we face“.
Jadi pada intinya, data merupakan kenyataan yang
menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuan nyata yang nantinya akan
digunakan sebagai bahan dasar suatu informasi.
Informasi
Berikut juga akan disampaikan pengertian informasi dari
berbagai sumber.
- Menurut Gordon B. Davis dalam bukunya Management Information System : Conceptual Foundations, Structures, and Development menyebut informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi penerimanya dan nyata, berupa nilai yang dapat dipahami di dalam keputusan sekarang maupun masa depan.
- Menurut Barry E. Cushing dalam buku Accounting Information System and Business Organization, dikatakan bahwa informasi merupakan sesuatu yang menunjukkan hasil pengolahan data yang diorganisasi dan berguna kepada orang yang menerimanya.
- Menurut Robert N. Anthony dan John Dearden dalam buku Management Control Systems, menyebut informasi sebagai suatu kenyataan, data, item yang menambah pengetahuan bagi penggunanya.
- Menurut Stephen A. Moscove dan Mark G. Simkin dalam bukunya Accounting Information System : Concepts and Practise mengatakan informasi sebagai kenyataan atau bentuk-bentuk yang berguna yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan bisnis.
Dari keempat pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa
informasi merupakan hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih
berguna bagi yang menerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata
dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan.
Sistem Informasi
Sistem informasi merupakan sistem pembangkit informasi.
Dengan integrasi yang dimiliki antar sub-sistemnya, sistem informasi akan mampu
menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat, dan akurat sesuai dengan
manajemen yang membutuhkannya.
Berbasis Komputer
Sistem informasi “berbasis komputer” mengandung arti bahwa
komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi. Secara teori,
penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harys menggunakan komputer dalam
kegiantannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat
komplek itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem
Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan
istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.
Manfaat CBIS
Manfaat utama dari perkembangan sistem informasi bagi sistem
pengendalian manajemen adalah:
1. Penghematan waktu (time
saving)
2. Pengehematan biaya (cost
saving)
3. Peningkatan efektivitas (effectiveness)
4. Pengembangan teknologi (technology
development)
5. Pengembangan personel
akuntansi (accounting staff development)
Evolusi CBIS yaitu Pengembangan CBIS mengikuti sistem life
cycle, yang terdiri dari:
Siklus hidup suatu sistem bisa berlangsung beberapa bulan
ataupun beberapa tahun (dalam satuan bulan atau tahun). Penentu lama dan yang
bertanggung jawab atas SLC berulang ialah pemakai CBIS. Para pemakai CBIS
menyumbangkan keahlian khusus untuk pengembangan sistem berbasis komputer,
pemakailah yang bertanggung jawab atas siklus hidup sistem.
Tanggung jawab untuk mengelola CBIS ditugaskan pada manajer.
Seiring berkembangnya CBIS, manajer merencanakan siklus hidup dan mengatur para
spesialis informasi yang terlibat untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan
masalah, mengidentifikasi dan mengevaluasi solusi alternative, memilih solusi
terbaik, merakit perangkat keras dan perangkat lunak yang sesuai, membuat basis
data, dan menjaga kemutakhiran sistem.
Evolusi CBIS
Aplikasi komputer pertama sebagai suatu sistem informasi
disebut sebagai sistem informasi manajemen (Management Information
Systems/MIS), selanjutnya secara berturut-turut diikuti oleh sistem pendukung
keputusan (Decission Support Systems/DSS), otomatisasi perkantoran (Office
Automation/OA), dan sistem pakar (Expert System/ES). Aplikasi-aplikasi tersebut
membentuk sistem informasi berbasis komputer (Computer-Based Information
System/CBIS). Secara ringkas evolusi CBIS adalah sebagai berikut:
1. Fokus awal pada data.
Selama paruh awal abad 20, saat punched card dan keydriven
bookkeeping machines berada pada masa jayanya, perusahaanperusahaan umumnya
mengabaikan kebutuhan informasi para manajer. Praktek ini diteruskan hingga
komputer generasi pertama yang terbatas untuk aplikasi akuntansi (Sistem
Informasi Akuntansi/SIA/Accounting Information System) dengan nama pengolahan
data elektronik (Electronic Data Processing/EDP). Istilah EDP tidak lagi
populer dan telah disingkat menjadi pengolahan data (Data Processing/DP).
2. Fokus baru pada informasi.
Konsep SIM menyadari bahwa aplikasi komputer harus
diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen.
3. Fokus revisi
Pada pendukung keputusan Konsep DSS adalah sistem penghasil
informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh
manajer dan keputusan yang harus dibuat oleh manajer. Di sini, SIM dipandang
sebagai suatu sistem penghasil informasi yang mendukung sekelompok manajer
secara umum yang 3 mewakili suatu unit organisasi seperti suatu tingkat
manajemen atau suatu area fungsional. Sedangkan DSS dimaksudkan untuk mendukung
satu orang manajer secara khusus.
4. Fokus sekarang pada komunikasi.
Berbagai aplikasi komputer untuk otomasi kantor/OA telah
berkembang pesat, antara lain meliputi konferensi jarak jauh (tele conference),
voice mail, surat elektronik (electronic mail), electronic calendaring,
facsimile transmission, dan desktop publishing.
5. Fokus potensial pada konsultasi.
Sistem pakar (expert system/ ES) yang menerapkan kecerdasan
buatan (artificial intelligent/AI) telah semakin banyak diperhatikan. Sistem
pakar adalah suatu sistem yang berfungsi sebagai seorang spesialis dalam suatu
area, misal sistem pakar dapat menyediakan sebagian bantuan yang sama seperti
seorang konsultan manajemen
Sumber:
Saliman (2012). Sistem Informasi Berbasis Komputer.
1-16 (CBIS)
Wahyono, T. (2003). Computer based information system
(CBIS). Kuliah Berseri IlmuKomputer.com, 1, 1-5
Komarudin, D. (2013). Pengantar sistem informasi
manajemen program studi sistem informasi. Diunduh dari http://www.slideshare.net/dindinkomarudin77/materi-sim-pertemuan-2.
Diakses pada tanggal 8 November 2015.
Sutanta, Edhy. (2005) Mendayagunakan informasi sebagai
sumberdaya untuk mencapai keunggulan kompetitif organisasi. Manajerial. (1).
2. 1-13.

